Kamis, 29 Januari 2015

Tentang Aku, Engkau, dan Takdir Tuhan


Lama sekali kita tak berjumpa, tak bertatap muka, ataupun bersua,
Apalagi mendengar suara merdumupun tak
Tak pernah ku lakukan


Dan kita sama-sama tahu
Tahu bahwa sesuatu yang bernama rindu
Makin menyesaki dada, makin memuncak dalam hati
Dan rasanya ingin muntah
Dia meronta-ronta untuk keluar

Tapi Tuhan selalu mengingatkan kita
Mengingatkan untuk tidak menuruti nafsu
Nafsu yang akan merasuk lalu merusak hati kita

Aku tetap berdo'a kepada Tuhan untuk selalu menjagamu
Untuk menjadikanmu sebagai seorang pendamping yang akan melindungiku dengan setulus hati
Kita menghabiskan waktu untuk saling menjaga, saling memberi, dan saling menyayangi

Aku tetap bahagia, sangat bahagia
Meskipun aku tak tahu bagaimana engkau sekarang
Bagaimana kabarmu?


Apa yang kau lakukan, apa yang sedang kau lakukan, dan apa yang telah kau lakukan

Tapi aku tak dapat berbohong
Banyak pertanyaan yang menyerang hatiku
Aku masih ada di hatimu?
Masihkah ada memori otakmu yang mengingatku dan segala hal tentang kita?

Tidak, aku tidak menangis
Sebab aku tahu, sebab aku paham, Tuhan itu Maha Tahu segala isi hati makhlukNya
Aku yakin dia akan menjagamu untukku
Dan menjagaku untukmu

Entah kapan aku tunjukkan puisi ini untukmu
Tapi suatu saat nanti dengan keberanianku, aku akan memperdengarkan puisi ini untukmu
Puisi yang aku ciptakan dengan tanganku, dengan pikiranku, dan juga dengan hatiku
Untukmu


Dengan tulus, aku


Pembacaan puisinya bisa didengar di video ini *lagu - Kiss the Rain

http://www.youtube.com/watch?v=Z4wW0J3pFD8

0 comments:

Posting Komentar